Rupiah Melemah Tajam, Mau Sampai Kapan BMW Kuat Tahan Harga

08/09/2018 Fatchur Sag Tips & trik mobil

Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS belum membuat BMW bereaksi. Produsen asal Jerman mengaku masih kuat tahan harga. Tapi sampai kapan?

Foto BMW M5 melaju di jalanan

BMW M5 dibekali mesin 4.400 cc bisa melaju hingga 250 km/jam, dijual di Indonesia dengan harga 3.659.000.000 OFR (foto: BMW Indonesia)

Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS memancing beberapa produsen mobil melakukan penyesuaian dengan menaikkan harga. Tapi tidak buat BMW Group Indonesia. Distributor sekaligus Agen Pemegang Merek (APM) mobil asal Jerman ini mengaku belum ada rencana buat menaikkan harga jual mobil-mobil unggulannya di tanah air dalam waktu dekat.

"Kalau bicara soal dampak pasti ada, tapi untuk saat ini kita belum mengubah harga. Belum ada perubahan," tutur Jodie Otania, Vice President of Corporate BMW Group Indonesia seperti dikutip dari kompas, Jum'at (7/9/2018).

Dari awal BMW memang tidak terlalu terpengaruh dengan naiknya nilai tukar Dollar AS terhadap Rupiah yang terjadi sejak beberapa bulan lalu. Hal ini karena transaksi bisnis yang dilakukan BMW mayoritas tidak menggunakan Dollar AS, tapi menggunakan mata uang resmi Eropa yaitu Euro.

"Memang tidak semua transaksi menggunakan Euro, ada juga yang pakai dollar US. Tapi kalau kita bicara proses produksi sangat panjang, jadi untuk sekarang tidak ada pengaruh terhadap harga jual," tambah Jodie.

>>> BMW Selalu Mencantumkan Harga Off The Road (OFR), Ternyata Ini Tujuanny

Foto BMW M4 tampak dari depan

BMW M4 dibekali mesin 3.000 cc, dijual di Indonesia dengan harga 2.019.000.000 OFR (foto: BMW Indonesia)

Seperti diketahui, nilai tukar Dollar terhadap Rupiah terus mengalami kenaikan sejak beberapa bulan lalu. Begitu pula nilai tukar Euro terhadap Rupiah juga mengalami kenaikan, tapi tidak se-ekstrim Dollar AS yang hampir menyentuh Rp 15.000.

BMW Group Indonesia memang merasa masih cukup kuat tahan harga berbagai model andalannya dengan harga saat ini. Tapi, sampai kapan?

>>>  Baca juga: Review BMW X3 2018: Semakin Pede Dengan Banyaknya Pembaruan​

>>> Terus ikuti perkembangan berita otomotif dan harga mobil di Hargamobil.coma

Share This:

Mungkin Anda mau membaca