Mobil Yang Diasuransikan Terkena Banjir, Apakah Langsung Di Cover Pihak Asuransi?

04/01/2020 Abdul Tips & trik mobil

Musim penghujan sudah tiba, mulai tanggal 31 Desember 2019 telah turun hujan dengan intensitas yang tinggi dan hampir menyeluruh di Pulau Jawa. Seperti di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, pada hari Rabu siang tanggal 1 Januari 2020 banjir melanda wilayah tersebut. Sehingga mobil ataupun sepeda motor ikut terendam, dikabarkan pula bahwa ada yang sampai terseret banjir hingga berpindah tempat cukup jauh. Bagaimana mobil yang diasuransikan, apakah bisa langsung klaim?

Pemilik yang sudah merasa mendaftar asuransi mobil biasanya akan lebih tenang. Namun disamping hal tersebut, bagaimana cara mengajukan klaim asuransinya? Mengingat mobil yang diasuransikan tentunya akan mendapatkan perlindungan yang lebih dibandingkan yang tidak. Untuk lebih jelasnya bisa melihat penjelasannya di bawah ini:

Gambar ini menunjukkan mesin mobil kotor habis terendam banjir

Mobil terendam banjr tanpa asuransi akan mengeluarkan biaya banyak untuk perbaikan

>>> Baca Juga, Beberapa Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Rate Asuransi

Dari pihak Laurentius Iwan Pranoto selaku Vice President Communication, Event, & Service Management Asuransi Astra memberikan penjelasan. Jadi untuk soal kerusakan yang terjadi pada kendaraan disebabkan oleh banjir atau bencana alam dapat di cover pihak asuransi asalkan jaminannya telah diperluas. Oleh sebab itulah pemilik mobil perlu melakukan pengecekan apakah mobilnya telah diasuransikan dan mendapatkan perlindungan dari masalah bencana alam seperti banjir atau tidak.

"Banjir dan bencana alam kondisi dasarnya kan tidak masuk dalam jaminan asuransi, tapi bisa di-cover jika ada perluasan jaminan terhadap kondisi dan bencana alam tersebut," kata Iwan saat dihubungi CNBC Indonesia pada hari Rabu (1/12/2020).

Jadi pihak pemilik kendaraan perlu memastikan apakah mobilnya telah diasuransikan dan telah melakukan perluasan jaminan. Mobil yang diasuransikan dan baru memperluas jaminan setelah kendaraan terendam banjir maka klaim tidak akan berlaku.

Jadi pada saat ingin memperluas jaminan asuransi kendaraan yang dimiliki, pemegang polis perlu datang ke kantor cabang terdekat. Nantinya pihak asuransi akan memberikan tambahan premi untuk mengcover perluasan jaminan tersebut.

>>> Klik di sini untuk mengupdate harga terbaru Mobil semua merek di Hargamobil.com

Gambar ini menunjukkan kondisi interior mobil setelah terendam banjir

Perluasan asuransi setelah terendam banjir tidak tercover asuransi

>>> Lihat Juga, Mobil Dibakar Orang Ditanggung Asuransi Loh, Tapi Ada Syaratnya

"Kalau setuju bayar langsung tercover," katanya lagi.

Pihaknya juga melanjutkan dengan memberikan sedikit penjelasan tentang jenis asuransi kendaraan ada 2.

Adapun yang pertama adalah TLO (Total Loss Only), yang mana untuk asuransi jenis ini biaya perbaikan yang akan discover untuk kerugian yang dialami oleh pemegang polis tersebut melebihi 75% dari harga kendaraan sebelum mengalami kerugian. Selain itu ada jaminan kerugian ketika kendaraan digondol pencuri.

Untuk yang kedua adalah Comprehensive, yang mana untuk jenis asuransi ini bisa diartikan sebagai jaminan keseluruhan resiko. Jadi dari pihak perusahaan akan melakukan cover terhadap semua jenis kerusakan dari yang ringan, kerusakan yang berat sampai kehilangan. Bahkan sudah termasuk juga kerusakan akibat kerusuhan, bencana alam dan mengcover juga tanggung jawab hukum pihak ketiga. Dengan menggunakan asuransi jenis ini tentunya akan lebih tenang.

>>> Ingin membeli mobil baru & bekas? Dapatkan daftar lengkapnya di sini

Gambar ini menunjukkan mobil habis kebanjiran dinaikin mobil towing

Asuransi mobil buat pemilik lebih tenang saat mobilnya bermasalah

"Kesadaran berasuransi sudah meningkat, beberapa mintanya lengkap coveragenya," ungkap dia.

Demikianlah informasi mengenai masalah mobil yang diasuransikan tergenang banjir. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

>>> Terus ikuti tips dan trik seputar mobil hanya di Hargamobil.com

Share This:

Mungkin Anda mau membaca