Menurut Honda, Klaim Mobil Anti Banjir Sangat Tidak Mendidik

01/03/2018 Fat Tips & trik mobil

Masih sering dijumpainya istilah mobil anti banjir membuat Honda angkat bicara bahwa klaim tersebut tidak mendidik. Meski hanya ditunjukan untuk menarik minat konsumen dan mendongkrak penjualan, hal itu bisa menjerumuskan dan bisa memunculkan kekecewaan konsumen di kemudian hari.

Masih sering dijumpainya istilah mobil anti banjir membuat Honda angkat bicara bahwa klaim tersebut tidak mendidik. Meski hanya ditunjukan untuk menarik minat konsumen dan mendongkrak penjualan, hal itu bisa menjerumuskan dan bisa memunculkan kekecewaan konsumen di kemudian hari.

Banjir masih sering melanda beberapa daerah akhir-akhir ini seiring meningkatnya intensitas hujan yang turun. Ketinggiannya pun beragam tergantung ketinggian permukaan tanah yang ada, dari yang hanya hitungan puluhan centimeter hingga yang mencapai lebih dari satu meter.

mobil anti banjir, istilah yang sangat tidak mendidik dan menjerumuskan para konsumen

Nekat menerobos banjir bukan cara yang dianjurkan sebab berbahaya bagi keselamatan dan berisiko merusak kendaraan

Bagi pengguna kendaraan bermotor baik itu motor maupun mobil, kondisi semacam ini cukup menjadi kendala yang tak enak. Selain kondisi jalan tak terlihat, potensi hal buruk yang dihadapi juga makin besar. Seenaknya saja menerobos genangan banjir bisa berisiko celaka terperosok kedalam lobang jalan yang tertutup air. Belum lagi dampak kerusakan pada kendaraan khususnya mobil yang harus ditanggung bakal cukup berat.

Baca juga >> 7 Tips Memilih Mobil Bekas Yang Layak Uang Dihabiskan

Kondisi ini cukup menjadi perhatian bagi Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen pemegang merek mobil Honda di Indonesia. Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT HPM menuturkan sebenarnya tidak ada yang namanya mobil anti banjir. Seberapapun ketinggian air banjir semua berisiko terhadap kondisi kendaraan. Tak ada cara terbaik menghindari dampak kerusakan mobil karena banjir selain tidak nekat menerobos genangan banjir itu sendiri.

"Mending mundur, karena kita tidak tahu risiko apa yang akan ditangung," tutur Jonfis beberapa waktu lalu di Sunter, Jakarta Utara.

Risiko kerusakan yang bakal ditanggung pemilik cukup besar bila sampai mobil terendam banjir

Mobil ini habis terendam banjir dan bakal dibawa ke tempat perbaikan

Lalu bagaimana dengan klaim mobil anti banjir yang dilakukan merek lain?

Menurut Jonfis, klaim tersebut sangat tidak mendidik. Meskipun mobil memiliki ground clearance tinggi seperti model sport utility vehicle (SUV) dan genangan banjir hanya beberapa centimeter kedalamannya, risiko terhadap keselamatan dan keamanan tetap ada.

Baca juga >> SUV Honda CR-V Hybrid Akan Diekspor Ke Indonesia?

"Misalnya tergenang 50 cm, mobil bisa lewat tetapi kita tidak tahu kandungan zat kimia yang ada di air tersebut seperti apa. Kalau sudah seperti itu akan merusak atau berkarat nantinya," kata Jonfis.

"Jadi mobil yang anti banjir itu tidak ada, menurut saya antara fiksi dan kenyataan tidak sesuai," papar dia.

Gambar proses evakuasi mobil yang terendam di banjir Kemang Jakarta

Proses evakuasi pada salah satu mobil yang terendam banjir di Jakarta

>>> Terus ikuti perkembangan berita otomotif dan harga mobil di hargamobil.com

Share This:

Mungkin Anda mau membaca

International