Mengetahui Perbedaan Tenaga Dan Torsi Mesin Mobil

22/05/2020 Abdul Tips & trik mobil

Dalam dunia otomotif ada banyak istilah yang mempunyai informasi tersendiri. Biasanya dalam brosur akan ada banyak macam seperti tenaga dan juga torsi. Nah kali ini kami akan membahas mengenai perbedaan tenaga dan torsi mesin mobil.

Jika melihat istilah dari tenaga dan torsi, keduanya menunjukkan kemampuan yang dimiliki oleh mesin kendaraan. Untuk besaran tenaga murni dihasilkan dari kinerja mesin kendaraan, sedangkan naik turunnya torsi dimanipulasi oleh girboks. Jadi hitungan gigi rasio pada sistem transmisi juga bisa membuat torsi jadi melonjak. Lantas apa sebenarnya perbedaan tenaga dan torsi mesin mobil?

Gambar ini menunjukkan mesin dan mobil truck tampak depan

Mesin memiliki tenaga dan torsi menggambarkan kinerjanya

>>> Baca Juga, Mengenal Komponen Engine Mounting Dan Tanda Mengalami Masalah

Sebelumnya kita akan mengambil contoh terlebih dahulu, torsi sebuah mobil 50 Nm dengan perbandingan gigi rasio transmisi yang dimiliki 3,0, maka torsi yang dihasilkan adalah 150 Nm atau 3 kali lipat dari torsi awal. Tidak hanya itu saja, apabila tenaga mesin semakin besar maka dampaknya adalah saat melakukan akselerasi waktunya jadi lebih singkat. Hal tersebut disebabkan torsi puncak juga mempunyai dampak terhadap kemampuan mobil maksimal ketika berakselerasi.

Adapun yang dirasakan oleh pengemudi saat menginjak gas adalah terdorong ke belakang menuju sandaran jok mobil.

Perbedaan Tenaga Dan Torsi Mesin Mobil

Untuk lebih mudah, berikut ini kami memberikan penjelasannya. Jadi untuk tenaga merupakan sebuah energi yang dikeluarkan oleh mesin kendaraan supaya dapat mencapai kecepatan tertinggi (top speed). Sedangkan torsi merupakan energi yang dikeluarkan oleh mesin diawali dengan mobil dalam kondisi diam hingga mobil bergerak.

>>> Ingin membeli mobil baru & bekas? Dapatkan daftar lengkapnya di sini

Gambar ini menunjukkan mobil truck warna hijau dengan muatan ditutup perpal

Mobil muatan membutuhkan torsi yang besar

>>> Lihat Juga, Resiko Yang Bisa Terjadi Saat Mobil Gunakan Oli Mesin Palsu

Adapun mesin mobil yang mempunyai torsi yang besar sangat cocok untuk kendaraan yang membutuhkan tenaga besar ketika awal bergerak. Adapun contohnya adalah mobil barang yang kerap digunakan untuk membawa muatan sampai penuh. Jadi torsi yang dihasilkan oleh mesin sudah cukup untuk dapat membuat mobil bergerak di jalanan.

Untuk kendalanya adalah saat mobil mempunyai torsi yang besar biasanya putaran mesinnya terbatas. Hasilnya saat melakukan akselerasi yang cepat dan panjang maka akan kehabisan nafas untuk mesin mobil dengan torsi besar. Ditambah lagi untuk gigi rasio transmisi dibuat lebih besar supaya bisa mendapatkan torsi yang kuat. Hal tersebut membuat momentum tenaga jadi kehabisan dam perlu dilakukan perpindahan gigi transmisi.

>>> Klik di sini untuk mengupdate harga terbaru Mobil semua merek di Hargamobil.com

Gambar ini menunjukkan mobil Lexus warna merah tampak depan

Mobil tenaga besar akan mempunyai akselerasi yang lebih unggul

Namun disamping hal tersebut, mesin mobil yang lebih mengutamakan soal tenaga tentu akan memiliki akselerasi yang lebih unggul. Hal tersebut disebabkan putaran mesin lebih tinggi dan bebannya tidak terlalu berat. Pada saat di awal, biasanya mesin yang mempunyai torsi besar akan mengimbangi. Akan tetapi saat perpindahan gigi transmisi menuju yang lebih tinggi maka mesin yang mempunyai tenaga lebih besar akan semakin melaju dengan cepat dan putaran mesinnya terjaga tetap tinggi.

Demikianlah informasi mengenai perbedaan tenaga dan torsi mesin mobil. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

>>> Terus ikuti tips dan trik seputar mobil hanya di Hargamobil.com

Share This:

Mungkin Anda mau membaca