Mengetahui Perbedaan Power Steering Hidrolik Dan Elektrik, Mobil Sobat Pakai Yang Mana?

02/12/2019 Abdul Tips & trik mobil

Power steering saat ini menjadi salah satu fitur yang perlu dipasangkan pada kendaraan. Namun untuk jenisnya tidak hanya satu saja, ada yang hidrolis sampai model elektrik. Dalam hal perawatan juga sangat bervariasi, namun pemilik perlu memperhatikan bagian ini. Perbedaan power steering hidrolik dan elektrik juga perlu diketahui. Tujuannya untuk tambahan informasi dan saat perawatan bisa dilakukan dengan langkah yang tepat.

Dengan adanya power steering pada mobil tentunya kemudahan akan lebih dirasakan pengemudi saat mengendalikan setir mobil. Pada segmen kali ini kami akan membahas mengenai perbedaan Power Steering hidrolik dan elektrik.

1. Power Steering Hidrolik

Gambar ini menunjukkan ilustrasu kinerja sistem power steering hidrolik

Power Steering hidrolik membutuhkan oli untuk melakukan kinerjanya

>>> Lihat Juga, Tips Mudah Merawat Power Steering Supaya Tetap Nyaman

Dalam kinerjanya memang sesuai dengan namanya, yang mana Power Steering mengandalkan kerja hidrolis. Dengan begitu maka kerjanya membutuhkan cairan atau fluida yang berupa oli yang memang didesain khusus untuk Power Steering sebagai media penggeraknya. Untuk menyalurkan oli menuju ke bagian Power Steering maka mesin bertugas menggerakkan pompa.

Setelah zaman berkembang maka beberapa inovasi dilakukan, seperti pada Power Steering yang kali ini telah dilakukan pemasangan Speed Sensitive Steering. Dengan mengandalkan inovasi tersebut membuat setir dapat disesuaikan kelenturannya dengan kecepatan kendaraan. Apabila laju mobil semakin cepat maka kemudi mobil akan semakin berat ketika diputar. Begitu pula saat lajunya pelan maka pemutaran kemudi mobil jadi ringan. Adanya inovasi tersebut membuat laju mobil tetap stabil.

Untuk jenis ini menjadi salah satu yang banyak dipakai pada kendaraan, dari mulai mobil besar seperti truk sampai mobil biasa. Namun saat ini sudah ada yang modern yakni Power Steering elektrik, mengetahui perbedaan Power Steering hidrolik dan elektrik diperlukan bisa untuk tambahan informasi.

>>> Ingin membeli mobil baru & bekas? Dapatkan daftar lengkapnya di sini

2. Power Steering Elektrik

Gambar ini menunjukkan ilustrasi kinerja power steering elektrik

Power Steering elektrik mempunyai komponen yang usianya biasanya 5 tahun atau 100 ribu km

>>> Baca Juga, Hati-Hati, Ini Masalah Power Steering Yang Bisa Terjadi

Apabila dibandingkan dengan Power Steering hidrolis yang mengandalkan oli dengan elektrik tentu berbeda. Karena untuk Power Steering elektrik mengandalkan motor elektrik atau komputer dalam membuat setir dapat dikendalikan dengan mudah. Bahkan sensitivitas dari kemudi dapat dilakukan pengaturan sehingga bisa sesuai dengan laju mobil. Itulah yang membuat Power Steering elektrik menjadi lebih praktis dan juga canggih.

3. Kelebihan & Kekurangan

Adapun kelebihan Dari Power Steering elektrik adalah kekuatan yang dimiliki dan mudah dalam perawatannya. Selain itu, untuk harganya juga terbilang lebih murah, hanya saja yang menjadi kekurangan yaitu mesin memiliki potensi terbebani  dan membuat bahan bakar menjadi lebih boros. Apalagi untuk Power Steering hidrolik mengandalkan selang untuk menyalurkan oli, sehingga bisa saja terjadi kebocoran yang bisa menjadi penyebab kerusakan.

Sementara untuk sistem elektrik tidak memakai pompa ataupun selang. Jadi dari segi kinerja terbilang lebih efektif. Selain itu, Power Steering elektrik tidak akan berpengaruh dengan konsumsi bahan bakar dan perawatannya juga mudah. Hanya saja untuk komponen yang digunakan rentan terhadap air,  jadi untuk usia perkiraan rata-rata hanya dapat bertahan 5 tahun atau setelah mencapai jarak 100 ribu km.

>>> Klik di sini untuk mengupdate harga terbaru Mobil semua merek di Hargamobil.com

Gambar ini menunjukkan 2 buah tangan sedang memutar kemudi mobil

Power Steering  mempermudah pengemudi dalam memutar setir mobil

Selain perbedaan Power Steering hidrolik dan elektrik, ternyata masih ada jenis Power Steering yang merupakan hasil kombinasi keduanya. Perpaduan yang dilakukan menghasilkan Power Steering jenis elektro-hidrolik atau kerap disebut dengan semi-elektrik.

Power Steering semi-elektrik cara kerjanya dengan mengandalkan 2 sistem yang saling kerja sama. Jadi pompa Power Steering kinerjanya tidak langsung ke bagian mesin, namun diambilkan dari motor listrik.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai perbedaan Power Steering hidrolik dan elektrik. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

>>> Terus ikuti tips dan trik seputar mobil hanya di Hargamobil.com

Share This:

Mungkin Anda mau membaca

  • Begini Posisi Tangan Di Setir Baik Untuk Kesehatan
    Begini Posisi Tangan Di Setir Baik Untuk Kesehatan Abdul Tips & trik mobil

    Bagi pengemudi mobil, beberapa hal perlu diperhatikan supaya berkendara tetap aman dan nyaman dalam perjalanan. Salah satunya adalah posisi tangan di setir, yang mana ternyata ada posisi yang baik bagi kesehatan pengemudi.

  •  Ingin Membeli Mobil Pick Up Bekas, Ini Yang Perlu Diperhatikan
    Ingin Membeli Mobil Pick Up Bekas, Ini Yang Perlu Diperhatikan Abdul Tips & trik mobil

    Terdapat beragam jenis kendaraan yang dijual di pasaran. Apalagi mobil bekas, banyak peminat yang mencarinya dengan alasan harga lebih terjangkau. Bagi Sobat yang membutuhkan sebuah mobil untuk kebutuhan angkut barang maka jenis Pick Up solusinya. Membeli mobil Pick Up bekas juga tidak boleh sembarangan, ada hal-hal yang perlu diperhatikan.

  • Waspada Jambret Mobil, Begini Tips Mencegahnya
    Waspada Jambret Mobil, Begini Tips Mencegahnya Abdul Tips & trik mobil

    Jambret memang meresahkan semua pengendara dan juga para pejalan kaki. Zaman dahulu penjambret akan menargetkan seseorang yang sedang berjalan kaki. Kemudian mereka yang mengendarai motor juga jadi sasaran, saat ini pengendara mobil juga perlu waspada. Sekarang jambret mobil sudah berkeliaran dengan menargetkan pengendara yang membuka kaca mobil.