Mengetahui Penyebab Tekanan Oli Mesin Menurun

08/10/2019 Abdul Tips & trik mobil

Mesin melakukan kinerjanya dengan bantuan oli. Peranan oli cukup penting, apabila indikator tekanan oli yang berada panel instrument menyala maka perlu waspada, karena menjadi tanda adanya masalah. Mengetahui penyebab tekanan oli mesin menurun memang tergolong sulit.

Meskipun begitu, pada umumnya beberapa penyebab tekanan oli mesin menurun meliputi:

1. Berkurangnya Volume Oli Mesin

Berkurangnya oli pada mesin mobil bisa disebabkan oleh penguapan. Selain itu bisa juga karena terbakar di ruang bakar karena ring piston yang telah aus sehingga masuk ke ruang bakar. Tidak hanya itu saja, bisa juga terdapat kebocoran pada bagian seal atau lubang oli pembuangan. Semakin keras bekerja maka kebutuhan akan oli jadi lebih banyak, sehingga memastikan oli mesin tidak di bawah batas minimal yang ditentukan sangatlah penting. Jika diketahui ada kebocoran sebaiknya segera dilakukan perbaikan.

Gambar ini menunjukkan seseorang sedang cek volume oli

Jangan sampai oli volumenya di bawah minimal yang direkomendasikan

>>> Baca Juga, Jangan Sampai Keliru Memakai Oli Mesin Bensin Dan Diesel, Ada Resikonya!

2. Oli Memiliki Viskositas Yang Terlalu Tinggi Atau Rendah

Jika memakai oli mesin yang mempunyai viskositas terlalu rendah atau tinggi, maka alat pengukur akan mendeteksi bahwa oli mengalami penurunan. Pada oli yang mempunyai viskositas terlalu rendah maka akan mudah untuk mengalir menuju ke ruang mesin, sehingga akan terbaca oleh alat pengukur tekanan oli. Begitu juga saat terlalu tinggi, maka untuk pengalirannya akan sulit atau saat dipompa. Akibatnya pelumasan komponen mesin jadi menurun dan akan terbaca bahwa oli menurun tekanannya.

Meskipun begitu, seiring dengan pemakaian keseharian. Oli mesin dapat menurun viskositasnya meskipun telah mengikuti rekomendasi dari pihak pabrikan. Perubahan viskositas bisa saja terjadi karena temperatur kerja mesin, aditif peningkat viskositas kemampuannya menurun dan kehadiran kontaminan seperti misalnya jelaga. Selain itu bisa juga karena terdapat bahan bakar yang tercampur ke bagian oli dan juga sistem pendingin yang rusak sehingga temperatur mesin mengalami peningkatan.

3. Terdapat Komponen Yang Aus

Penyebab tekanan oli mesin menurun selanjutnya adalah adanya komponen yang telah aus. Beberapa yang bisa dicurigai meliputi bearing seperti bearing crankcase dan bearing piston. Apalagi mobil sudah dipakai untuk jarak tempuh yang jauh, maka keausan bisa menjadikan tekanan oli menurun. Jika mengalami masalah ini maka perlu untuk melakukan penurunan bagian mesin dan komponen yang aus diganti.

>>> Klik Di Sini Untuk Mengupdate Harga Terbaru Mobil Semua Merek Di Hargamobil.com

Gamabr ini menunjukkan sebuah tangan menarik filter oli di mesin mobil

Filter oli yang kotor dapat mengganggu kinerja mesin

>>> Lihat Juga, Mengenal Filter Oli Pada Mobil, Apakah Bisa Dibersihkan?

4. Filter Oli Kotor

Pada saat filter oli kondisinya kotor maka aliran oli menuju mesin mobil jadi terganggu. Sehingga mesin akan kekurangan pasokan oli dalam melakukan kinerjanya dan sensor akan mendeteksinya tekanan oli mengalami penurunan. Umumnya kotornya filter oli disebabkan oleh pemiliknya yang kerap telah mengganti oli mesin. Sehingga jelaga dan kotoran bertumpuk di bagian filter.

5. Pompa Oli Mengalami Kerusakan

Penyebab tekanan oli mesin menurun selanjutnya adalah rusaknya pompa oli. Apabila oli mesin levelnya masih full saat dicek dengan dipstick, tapi suara yang dihasilkan mesin lebih berisik maka bisa jadi karena pompa oli bermasalah. Kerusakan yang terjadi membuat tekanannya kurang sehingga akan terdeteksi penurunan tekanan oli. Solusinya ganti pompa oli.

>>> Ingin Membeli Mobil Baru & Bekas? Dapatkan Daftar Lengkapnya Di Sini

Gamabr ini menunjukkan indikator oli dan temperatur

Jika indikator oli menyala bisa menjadi tanda bahwa ada masalah

6. Sensor Pengukur Tekanan Mengalami Kerusakan

Apabila ternyata kondisi mesin baik dan volume oli tepat namun indikator tekanan oli masih menyala. Maka bisa jadi alat pengukur tekanan oli yang mengalami masalah. Untuk mengukur tekanan oli dapat dilakukan dengan manual yakni memakai alat akur. Bila tekanannya normal maka bisa mencoba mengganti sensornya. Namun apabila tekanan dalam kondisi normal setelah ganti sensor tapi indikator telah menyala maka kerusakan yang terjadi bisa karena pompa oli bermasalah.

>>> Terus ikuti tips dan trik seputar mobil hanya di Hargamobil.com

Share This:

Mungkin Anda mau membaca