Mengetahui Penyebab Power Steering Hidrolik Bocor Dan Masalah Yang Sering Terjadi

01/12/2019 Abdul Tips & trik mobil

Mobil yang telah dilengkapi dengan Power Steering akan lebih nyaman saat dikemudikan. Hal tersebut dikarenakan saat melakukan manuver dan mengendalikan kendaraan akan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Terdapat beberapa jenis fitur tersebut salah satunya adalah Power Steering hidrolik.

Pengenalan Power Steering pertama kali dilakukan pada tahun 1995. Awal mulanya adalah menggunakan sistem hidrolik dan saat ini sudah sampai yang begitu modern yakni Electronic Power Steering (ESP). Bagi Sobat yang mobilnya belum ada fitur ini bisa melakukan pemasangan, apalagi untuk biayanya tidak terlalu mahal. Akan tetapi pada segmen kali ini pembahasan tentang Power Steering hidrolik, mengingat banyak mobil lama yang memakainya.

Gambar ini menunjukkan 2 buah tangan memegang kemudi mobil

Power Steering bermasalah dapat mengganggu kenyamanan berkendara

>>> Lihat Juga, Tips Mudah Merawat Power Steering Supaya Tetap Nyaman

Adapun cara kerja pada Power Steering jenis hidrolik masih mengandalkan cairan oli yang kinerjanya dengan cara dipompa dan menjadi tekanan dalam rumah kemudi mobil. Pompa pada Power Steering melakukan kinerjanya dengan bantuan V-Belt yang dihubungkan ke bagian mesin. Kalau model EPS sudah tidak menggunakan cara itu lagi, tapi kinerjanya mengandalkan motor listrik.

Beberapa masalah pada Power Steering bisa saja terjadi, karena memang komponen kendaraan mempunyai usia atau masa pakai. Salah satu bagian yang mudah terjadi kebocoran adalah sil yang terdapat di rumah setir. Oleh sebab itulah cairan atau oli Power Steering perlu diberikan agar dapat melumasi bagian tersebut dan tetap dapat bekerja dengan baik.

Berkaitan dengan penyebab dan tanda Power Steering hidrolik mengalami masalah, berikut merupakan penjelasan dari Bapak toni selaku Owner di suatu bengkel di Kota Salatiga. Jadi apabila mobil telah bekerja sampai usia 5 tahun atau telah menempuh jarak sampai 110.000 km, maka masalah yang bisa saja dialami adalah selang atau rack steer yang mengalami kebocoran.

>>> Klik di sini untuk mengupdate harga terbaru Mobil semua merek di Hargamobil.com

Gambar ini menunjukkan sebuah tangan mengisikan oli power steering

Oli Power Steering berbeda dengan oli rem dan kopling

>>> Baca juga, Tips Mengemudi Mobil Menggunakan GPS Supaya Aman dan Nyaman

Dalam pengecekannya dapat dilakukan dengan membuka kap mesin mobil. Jika sudah aus maka akan ditemukan rembesan yang terdapat pada selang sirkulasi. Namun apabila selang sobek, pecah atau retak maka tetesan yang muncul akan semakin deras. Adapun tanda lainnya adalah muncul suara berdengung pada saat kemudi mobil diputar, tapi kebanyakan orang akan menanganinya dengan menambahkan oli Power Steering. Hal tersebut tidak masalah, namun yang perlu diingat adalah cara itu hanya bersifat sementara saja dan akan kembali berbunyi jika tidak segera diatasi.

Untuk memperbaikinya dapat dilakukan dengan melakukan penggantian sil dan servis setir as pegas juga perlu dilakukan supaya kotoran dan debu tidak menempel pada bagian as roda. Jadi salah satu penyebab Power Steering hidrolik bermasalah bisa saja karena salah dalam melakukan pengisian oli dan perawatan yang tidak dilakukan. Bahkan saat diketahui ada masalah tidak segera dilakukan perbaikan tapi malah menambah oli Power Steering saja.

Namun kadang yang kerap menjadi penyebabnya adalah salah dalam mengisi cairan, jadi anggapannya cairan untuk Power Steering dengan kopling dan rem sama. Padahal dari segi kegunaan saja tentu berbeda, jadi untuk jenis oli juga berbeda.

Salah satu contoh dalam pemaksaan kinerja dari Power Steering adalah pada mobil balap di kontes ajang drifting dan slalom. Mobil diharuskan untuk melakukan manuver yang berlebih dengan kecepatan tinggi sehingga akan membuat cairan oli lebih cepat panas.

>>> Ingin membeli mobil baru & bekas? Dapatkan daftar lengkapnya di sini

Gambar ini menunjukkan ilustrasi kinerja dari Power Steering Hidrolik

Mobil lama banyak menggunakan Power Steering model hidrolik

Hal tersebut dapat membuat selang mudah bocor, namun untuk kontes berbeda dengan milik perorangan. Hal tersebut dikarenakan telah dilakukan riset sehingga selang yang digunakan tentu lebih berkualitas dan kuat. Selain itu pengecekan, perawatan dan penggantian oli Power Steering dilakukan lebih sering. Sehingga Power Steering hidrolik yang dimiliki mobil balap selalu dalam kondisi yang prima dan tidak mudah mengalami masalah.

>>> Terus ikuti tips dan trik seputar mobil hanya di Hargamobil.com

Share This:

Mungkin Anda mau membaca