Mengenal Komponen Utama Sistem Kemudi Mobil

15/09/2021 Abdul Tips & trik mobil

Kemudi mobil menjadi salah satu bagian kendaraan yang terhubung dengan pengemudi sehingga dapat sesuai keinginan. Ketika kinerjanya tidak baik maka mobil juga sulit dikendalikan, bahkan bisa sampai tidak dapat dipakai. Oleh sebab itulah sistem kemudi mobil perlu diperhatikan kondisinya.

Komponen utama pada sistem kemudi ada 3 macam mempunyai tugas  untuk membuat roda berbelok dan tenaga gerak dapat diteruskan. Nah untuk lebih jelasnya, berikut ini merupakan informasinya terkait komponen utama pada sistem kemudi mobil.

Komponen Sistem Kemudi Mobil

1. Komponen Ball Joint

Gambar ini menunjukkan ball oint pada sistem kemudi mobil

Fungsi komponen pada kemudi mobil saling berhubungan

Adapun komponen pertama yang terdapat pada sistem kemudi adalah ball joint. Bentuknya mirip dengan bola yang mempunyai fungsi utama untuk menjadi sumbu dalam mengubah arah dari sudut roda. Dengan bentuknya tersebut membuatnya berubah dengan mudah ke beragam arah.

Komponen ini terbilang fleksibel dan butuh pelumasan yang baik. Hal tersebut dikarenakan perubahan arahnya sering terjadi dan ketika mobil digunakan akan mengalami gesekan. Oleh sebab itulah dibagian ini sangat diperlukan karet penutup. Meskipun begitu, apabila mobil kerap dipakai dengan akselerasi tinggi dan menghantam lubang maka dapat beresiko membuatnya cepat mengalami kerusakan.

Oleh sebab itulah ketika berkendara diharapkan untuk lebih waspada. Apabila ball joint dirasa rusak sebaiknya memeriksanya. Hal yang perlu dilakukan adalah dengan mendongkrak roda dan menggoyangnya dengan arah vertikal. Ketika terasa bergoyang maka menjadi tanda ball joint perlu dilakukan penggantian.

>>> Baca Juga, Mengenal Jenis Sistem Kemudi Mobil Untuk Tambahan Informasi

2. Komponen Tie Rod End

Gambar ini menunjukkan tie rod end pada mobil Daihatsu

Ada beragam komponen pada sistem kemudi mobil

Komponen ini mempunyai fungsi menjadi batang penerus supaya dapat mengarahkan sudut roda agar sesuai dengan setir. Bila bagian ini mengalami kerusakan maka saat pengemudi mengarahkan mobil dengan memutar setir tidak sampai ke bagian roda.

Oleh sebab itulah pengecekan secara berkala kondisi tie rod end diperlukan. Dalam pengecekannya sistemnya sama dengan cek ball joint, hanya saja dalam menggoyangkan dilakukan secara horizontal. Nah bila terdapat gerakan yang bebas maka menjadi tanda bagian komponen ini perlu dilakukan penggantian.

3. Komponen Steering House

Komponen sistem kemudi yang terakhir dalam pembahasan ini adalah steering house atau dikenal dengan nama rumah setir. Adapun fungsinya adalah untuk membuat gerakan bisa berubah melalui setir mobil sehingga menjadi vertikal. Dengan adanya komponen ini maka ban mobil dapat bergerak ke arah kiri dan juga kanan.

Pada bagian ini terdapat pengaturan gerak bebas kemudi. Dimana fungsinya adalah melihat akurasi ketika mobil sedang dikendarai. Apabila terlalu sedikit gerak bebasnya maka akan terasa berat putaran kemudinya.

Namun bila terlalu banyak maka menjadi tanda steering house di dalamnya terdapat keausan. Hal pertama yang dapat dilakukan dalam melakukan perbaikan adalah dengan melakukan pengaturan ulang pada gerak bebasnya.

>>> Mengenal Fitur VFC Power Steering Pada Toyota Hilux Dan Fortuner

Gambar ini menunjukkan kemudi pada mobil

Kemudi membuat pengemudi bisa mengendalikan mobil sesuai keinginan

Itulah komponen utama sistem kemudi mobil yang bisa dijadikan tambahan informasi. Sebenarnya masih ada komponen lain pada bagian kemudi seperti dust boot, steering linkage, steering gear box, steering column, recirculating ball dan rack and pinion.

Meskipun pengecekan dapat dilakukan tampak mudah, namun jika belum paham sebaiknya membawa ke bengkel. Pengecekan lebih mendetail akan dilakukan oleh mekanik dan bila ada masalah bisa dilakukan perbaikan dengan segera. Dengan begitu mobil akan tetap dalam keadaan yang prima dan mobil mudah dikendalikan.

>>> Terus ikuti tips dan trik seputar mobil hanya di Hargamobil.com

Share This:

Mungkin Anda mau membaca

International