Hati-Hati Covid-19, Pilih Naik Angkutan Umum Atau Mobil Pribadi?

21/03/2020 Abdul Tips & trik mobil

Sedang ramai virus corona membuat masyarakat bingung, mau pilih naik angkutan umum atau mobil pribadi. Tidak dipungkiri virus ini cukup berbahaya, mengingat penyebarannya hampir sampai ke semua negara di dunia. Dampaknya beberapa akses masuk negara seperti bandara, pelabuhan ditutup sementara.

Pemerintah Indonesia menetapkan pandemic Covid-19 menjadi Kejadian Luar Biasa dan untuk penanganannya telah resmi menjadi tanggung jawab dari pemerintah pusat. Salah satu hal yang dilakukan oleh masyarakat akibat adanya virus tersebut adalah panic buying. Tidak hanya itu saja, adanya kejadian tersebut membuat seseorang bingung mau naik angkutan umum atau mobil pribadi.

Gambar ini menunjukkan seorang wanita ditempeli sebuah alat warna putih biru

Selalu jaga kesehatan dan kebersihan untuk hindari virus Covid-19

>>> Lihat Juga, Waspada Virus Corona, Antisipasi Dengan Siapkan Hal Ini Di Dalam Mobil

Berkaitan dengan hal tersebut, dari pihak Terry Tham yang merupakan Branch Manager BMW Astra Used Car menuturkan, bahwa untuk pilihan tersebut sebaiknya menggunakan mobil pribadi. Hal tersebut disebabkan kebersihan telah diketahui baik bagian dalam dan luar oleh pemiliknya.

“Dengan situasi seperti ini menurut saya lebih aman sebaiknya gunakan mobil pribadi apapun bentuknya mau roda dua atau roda empat, karena dengan menggunakan angkutan umum membuat kita lebih rentan bersinggungan dengan banyak orang apalagi sekarang sudah ada himbauan social distancing.” katanya dilansir dari Cintamobil.com, Rabu (18/3).

Selain soal pilih naik angkutan umum atau mobil pribadi, pihaknya juga menambahkan mengenai efek dan hal lainnya.

“Efeknya kendaraan pribadi di jalan bisa jadi lebih ramai dari kondisi normal, tapi ini pengorbanan yang harus kita lalui dari pada kita terinfeksi bisa menginfeksi orang orang dan juga sebaliknya.” tandasnya.

>>> Ingin membeli mobil baru & bekas? Dapatkan daftar lengkapnya di sini

Gambar ini menunjukkan beberapa orang sedang naik angkutan umum warna biru

Angkutan umum akan bersamaan dengan banyak orang

>>> Baca Juga, Tetap Fokus Dan Rileks Saat Mengemudi, Emosi Bisa Memicu Serangan Jantung

Agar rantai penyebaran virus corona terputus, pihak Pemerintah Indonesia menyerukan soal pembatasan interaksi terhadap publik. Bahkan  himbauan mengenai kerja di rumah dan libur sekolah telah dilakukan pada awal pekan. Tentu hal tersebut ada imbasnya seperti pengguna transportasi online sepi peminatnya.

“Penumpang jadi berkurang karena musim corona, karena orang jadi jarang keluar rumah, apalagi anak sekolah dan orang kerja diliburkan jadi mempengaruhi orderan.” Kata seorang pengemudi Grab Bike kepada Cintamobil.com pada Rabu (18/3).

Bahkan imbasnya tidak hanya pada pengemudi ojek online saja, ternyata supir Grab Car juga merasakan hal yang sama yaitu sepi penyewa. Hal tersebut disebabkan musim corona yang sekarang sedang ramai diperbincangkan dengan bahaya yang tidak bisa dianggap remeh.

“Biasanya saya dari jam 7 pagi sampai jam 10 bisa 5 orderan. Sekarang baru dapat dua orderan. Kalau Grab Car musim corona gini nyari penumpang jadi muter-muter kalau tidak dapat penumpang ngabisin bensin doang.” ungkapnya.

>>> Klik di sini untuk mengupdate harga terbaru Mobil semua merek di Hargamobil.com

Gambar ini menunjukkan sebuah mobil warna putih melaju di jalan sempit

Memakai mobil pribadi mengetahui kebersihan luar dan dalamnya

Setelah melihat beberapa hal di atas, tentunya soal naik angkutan umum atau mobil pribadi sudah bisa diketahui. Penyebaran virus corona biasanya terjadi saat berada di keramaian. Maka dengan menggunakan mobil pribadi penyebaran terhadap kita dapat diminimalisir.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

>>> Terus ikuti tips dan trik seputar mobil hanya di Hargamobil.com

Share This:

Mungkin Anda mau membaca