Beberapa Tips Mendeteksi Kerusakan Kopling Mobil Dengan Cara Sederhana

25/05/2018 Abdul Tips & trik mobil

Kopling merupakan suatu komponen pada Mobil yang mempunyai fungsi untuk menyalurkan tenaga dari mesin menuju transmisi pada kendaraan. Perawatannya perlu dilakukan supaya kinerjanya tetap maksimal. Jika terjadi masalah maka mendeteksi kerusakan kopling Mobil diperlukan, supaya dapat segera dilakukan penanganan dengan cepat.

Pada Mobil yang menggunakan transmisi manual, terdapat empat komponen yang penting dalam kopling yakni release bearing, clutch disc, release bearing dan flywheel. Apabila terjadi masalah atau kerusakan pada salah satu bagian tersebut maka harus dilakukan pembongkaran.

Mendeteksi kerusakan kopling Mobil bisa dilakukan dengan cara sederhana yakni dengan merasakannya. Apabila kinerja kopling terasa berbeda tidak seperti biasanya, maka bisa jadi komponen kopling ada yang mengalami masalah.

Gambar ini menunjukkan 3 pedal meliputi gas, rem dan kopling warna silver dengan motif hitam

Mengoperasikan pedal gas, rem dan kopling dengan baik dapat memberikan kenyamanan saat berkendara

Berikut ini merupakan ciri-ciri kerusakan pada kopling Mobil transmisi manual.

Apabila pedal kopling saat ditekan terasa agak keras, bisa saja ada masalah pada bagian koplingnya. Gejala lain yang terjadi seperti injakan pedal kopling yang meninggi. Jadi saat pedal diinjak dan dilepas, maka Mobil baru bergerak setelah pedal diangkat mendekati posisi tanpa diinjak.

"Gejala yang bisa langsung terasa biasanya adalah pedal kopling terasa lebih keras ketika ditekan," ucap Iwa Sartiwa dari Bimmerwerk, Ciledug, Tangerang.

Apabila terjadi masalah seperti disebutkan di atas, maka bisa jadi komponen plat kopling atau clutch disc sudah mulai menipis dan perlu dilakukan pergantian. Apabila hal tersebut terjadi, ciri lain yang nantinya dirasakan adalah akselerasi pada kendaraan menurun.

>>> Klik di sini untuk mengupdate informasi tentang tips dan trik terbaru lainnya

Dalam mendeteksi kerusakan kopling Mobil selanjutnya adalah ketika pedal gas ditekan menggunakan kaki maka akan berakselerasi dengan spontan, akan tetapi respon laju Mobil tidak seirama. Jika terjadi maka putaran mesin yang meninggi tidak diikuti dengan percepatan pada kendaraan yang spadan.

"Biasanya saat kopling diangkat setengah atau lebih tanpa harus di gas, mobil sudah bisa berjalan. Namun saat kopling bermasalah, mobil tidak mau berjalan," tambah Iwa.

Gambar ini menunjukkan tuas transmisi pada Mobil manual

Memindahkan gigi dengan tuas transmisi membutuhkan bantuan kopling

Pada umumnya untuk merasakan masalah clutch disc yang telah menipis, bisa dengan mudah diketahui ketika sedang melewati tanjakan. Respon yang dihasilkan kendaraan terasa begitu lamban walaupun pedal gas sudah diinjak dengan dalam, bahkan putaran mesinnya juga sudah meninggi.

Adapun ciri selanjutnya adalah ketika timbul getaran ketika kaki diangkat dari pedal atau melepas kopling. Apabila hal tersebut terjadi, maka bisa saja kerusakan terjadi pada bagian cover clutch (dekrup) ataupun flywheel.

>>> Mungkin tertarik, Profil Toyota New Vios 2016, Hadir Dengan Mesin Dan Transmisi Baru

Getaran yang terjadi tersebut berasal dari cover clutch atau flywheel yang sudah tidak berfungsi dengan baik atau permukaannya sudah tidak rata.

Untuk ciri yang terakhir dalam mendeteksi kerusakan kopling Mobil adalah muncul suara asing pada bagian transmisi. Jadi ketika dirasa muncul ada suara yang terasa tidak biasa atau terdengar asing ketika pedal kopling diangkat, maka bisa jadi terdapat masalah pada bagian pelat kopling seperti telah aus atau bagian damper yang telah rusak.

Selain itu, munculnya suara yang terdengar desingan bearing ketika pedal tidak sedang diinjak, maka bisa jadi merupakan indikasi bahwa pelumas yang terdapat pada release bearing sudah mengering.

>>> Baca juga, Penting! Pengertian Huruf Pada Tuas Transmisi Otomatis

Itulah sedikit informasi mengenai cara mendeteksi kerusakan kopling Mobil yang dilansir da

Gambar ini menunjukkan sebuah kaki memakai sepatu menginjak pedal kopling pada mobil

Cara kerja kopling terbagi menjadi 2 yakni ketika menekan dan melepas pedal kopling

Pada saat kopling diinjak maka tuas pembebas atau release fork akan menyentuh dan menekan release bearing atau bantalan pembebas menuju ke arah depan. Pada proses ini bersamaan dengan menekan diafragma spring yang menjadikan pressure plate akan diungkit oleh pegas diafragma. Setelah melakukan proses tersebut maka plat kopling akan terbebas dan putaran yang dihasilkan oleh mesin tidak bisa diteruskan menuju transmisi.

Selanjutnya pada saat pedal kopling dilepas, maka yang akan kembali pada posisi semula adalah bagian release fork. Setelah itu release bearing akan melepas tekanannya terhadap diafragma spring. Dengan begitu menjadikan pressure plate akan menekan plat kopling dengan flywheel. Setelah proses tersebut terjadi menghasilkan putaran mesin diteruskan menuju bagian transmisi.

>>> Beli mobil? Cari saja di situs jual beli mobil dengan harga bagus di cintamobil.com

Share This:

Mungkin Anda mau membaca

International