Air Radiator Mobil Cepat Habis, Begini Cara Mengatasinya

04/07/2020 Abdul Tips & trik mobil

Sistem Radiator merupakan komponen mobil yang berperan penting dalam mengatur suhu mesin pada mobil. Setiap mesin mobil selalu menghasilkan pembakaran, sehingga panas berlebih atau overheating pada mesin dapat dihindari dan membuat suhu mesin lebih stabil. Radiator membutuhkan air radiator mobil untuk membantu kinerjanya.

Sangat penting juga untuk terus menjaga suhu mesin di mobil agar tidak cepat panas dan habis. Kejadian seperti mobil berasap atau bahkan meledak biasanya karena kondisi radiator yang tidak bekerja maksimal. Di sisi lain, kondisi tersebut biasanya disebabkan oleh air radiator yang mengalami penyusutan. Oleh karena itu, kamu juga harus mengetahui tips mengatasi air radiator mobil yang cepat habis yang kami kutip dari berbagai sumber.

Mengatasi Air Radiator Mobil Yang Cepat Habis

1. Tutup Radiator Yang Lemah

Tutup radiator sekilas berfungsi sebagai penutup radiator. Lebih jauh dari itu, tutup radiator berperan menjaga agar tekanan radiator tetap stabil. Sederhananya, air yang mendidih di dalam radiator membutuhkan ventilasi agar tekanan dan uap yang dihasilkan bisa keluar.

Gambar ini menunjukkan tutup radiator mobil yang dibuka

Karena pemakaian yang sudah lama bisa buat tutup jadi longgar

Biasanya tutup radiator akan sedikit terbuka saat tekanannya melebihi 1.1 atmosfer. Namun, karena faktor pemakaian, kadang tutup menjadi longgar dan terbuka sebelum waktu tekanan tercapai. Kondisi seperti ini membuat air dapat keluar ke reservoir tank.

Hal ini yang jadi penyebab air radiator mobil yang cepat habis. Untuk mengeceknya, kamu bisa melihat tabung reservoir, kalau tabung tersebut selalu penuh, maka kemungkinan tutup radiator yang melemah.

>>>  Baca Juga, Radiator Mobil Normal Tapi Mesin Overheat, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

2. Radiator Yang Tersumbat

Radiator adalah komponen mobil yang di dalam alatnya terdapat berbagai kumpulan selang yang berukuran kecil. Biasanya, faktor pemakaian membuat selang-selang tersebut dimasuki oleh kotoran sisa pembakaran.

Jika radiator tersumbat oleh kotoran, maka akan terjadi perbedaan tekanan antara sisi atas dan sisi bawah. Tekanan yang berada di atas lama-kelamaan akan membesar karena air tidak mengalir ke bawah akibat adanya sumbatan. Dan tutup radiator yang berada di atas menjadi tempat air mengalir keluar.

3. Adanya Gangguan Terhadap Thermostat

Adapun hal selanjutnya bisa bikin air radiator mobil cepat habis adalah Thermostat bermasalah. Thermostat berfungsi sebagai pintu sirkulasi air pendingin dari radiator. Ketika normal, pintu otomatis thermostat tertutup sehingga sirkulasi air pendingin hanya berproses di mesin tanpa melibatkan radiator. Namun jika suhu memanas, pintu thermostat akan terbuka dan menyebabkan sirkulasi air yang menuju radiator.

>>> Klik di sini untuk mengupdate harga terbaru Mobil semua merek di Hargamobil.com

Gambar ini menunjukkan sebuah tangan memegang Thermostat

Fungsi thermostat adalah jadi pintu sirkulasi air pendingin dari radiator

>>> Baca Juga, Cek Selang Radiator Diperlukan Untuk Mencegah Kebocoran

Masalah menjadi serius ketika sirkulasi air panas di dalam mesin yang semakin panas namun pintu thermostat tidak mau terbuka sehingga air akan bocor dari sambungan imbas dari tekanan yang dihasilkan tersebut. Hal ini yang membuat volume air semakin berkurang. Untuk memeriksa thermostat cukup periksa pada bagian kipas radiator, jika kipasnya berputar namun angin yang dihasilkan tidak panas, komponen thermostat mungkin bermasalah.

4. Kipas Yang Lemah

Kipas pendingin berfungsi untuk mendinginkan air radiator sehingga sisa air dapat digunakan lagi untuk mendinginkan mesin. Kalau kipas ini tidak bekerja optimal, air radiator bekas pembakaran tidak dapat didinginkan.

Hasilnya, tekanan panas yang ada di radiator meningkat dan air akan keluar melalui rongga tutup. Bukan hanya itu, volume air yang berkurang juga berpotensi membuat mesin overheat.

Masalah lain dapat ditemukan ketika AC yang tidak lagi terasa dingin. Hal ini karena kipas pendingin tersebut dipakai sebagai pendingin freon yang ada di dalam kondensor, sehingga kalau kipas mati, AC juga akan panas.

>>> Ingin membeli mobil baru & bekas? Dapatkan daftar lengkapnya di sini

5. Terjadi Kebocoran Pada Radiator

Pernah nggak kamu melihat tetesan air yang jatuh di bawah kolong mobil? Ada kemungkinan terjadi kebocoran pada bagian radiator atau saluran pendinginnya. Meski penyebab itu bermacam-macam, radiator yang bocor biasanya jatuh persis di bagian depan mesin. Sedangkan penyebab lain seperti embun AC, jatuh tepat di bagian tengah kolong mobil.

Gambar ini menunjukkan sebuah tangan membuka tutup radiator mobil

Jika radiator mobil bermasalah beresiko overheat

6. Packing Pendingin Yang Rusak

Terjadinya kebocoran di kolong mobil salah satunya air yang melewati komponen packing atau perpak. Packing merupakan komponen pengerat pada saluran pendingin. Komponen bisa kamu temukan di thermostat, dan pompa air. Sama seperti alat lainnya, packing bisa mengalami masalah karena faktor pemakaian. Tekanan air yang naik ke atas akan melewati packing yang bermasalah dan terjadinya kebocoran.

Itulah mengatasi air radiator mobil yang cepat habis. Semoga bermanfaat dan jangan lupa membaca artikel menarik lainnya.

>>> Terus ikuti tips dan trik seputar mobil hanya di Hargamobil.com

Share This:

Mungkin Anda mau membaca

International