Review Toyota Starlet SE-G 1992 : Hatchback Yang Tak Lekang Dimakan Waktu

21/06/2019 Fatchur Sag Review Toyota

Toyota Starlet SE-G produksi tahun 1992 merupakan bagian dari generasi keempat Starlet secara global yang cukup laris di pasar Indonesia. Ketangguhan mesinnya yang berkapasitas 1300 cc membuatnya jadi mobil yang atraktif baik dulu hingga sekarang dan tak lekang dimakan waktu. Apa saja kelebihan dan kekurangan Toyota Starlet SE-G 1992? Berikut ulasannya!

1. PENGANTAR TOYOTA STARLET SE-G 1992

Foto menunjukkan Toyota Starlet Generasi Pertama yang diproduksi tahun 1973

Toyota Starlet generasi pertama tahun 1973, termewah di zamannya

Review Toyota Starlet SE-G 1992 - Nama Toyota Starlet adalah nama yang cukup besar dalam sejarah perkembangan dunia otomotif di Indonesia. Starlet adalah hatchbak satu-satunya yang diproduksi Toyota di era tahun 70-an hingga 90-an dengan reputasi yang bandel dan desain yang cukup timeless sehingga sekarang pun bisa dibilang masih banyak peminatnya baik sebagai kendaraan biasa maupun untuk menyalurkan hobi modifikasi. Toyota Starlet yang akan dibahas kali ini adalah bagian dari seri Toyota “kapsul” yaitu tipe SE-G yang mulai diproduksi tahun 1992 hingga 1998. SE-G merupakan Starlet generasi keempat atau yang termasuk dalam seri P80 yang kemudian digantikan oleh P90 mulai tahun 1996 namun mobil seri ini tidak dijual di Indonesia.

2. EKSTERIOR TOYOTA STARLET SE-G 1992

Toyota Starlet SE-G 1992 atau Toyota Starlet seri P80 memiliki julukan sebagai Toyota Kapsul karena bentuknya body-nya yang lebih membulat dibandingkan dengan generasi sebelumnya yang memiliki nama julukan Toyota Kotak.

Foto menunjukkan Toyota Starlet 1992 tampak dari samping depan

Toyota Starlet SE-G 1992 dijuluki Toyota Kapsul, bukan Toyota Kotak seperti generasi sebelumnya

Review Toyota Starlet SE-G 1992 : Bagian Depan

Bagian depannya memiliki grille yang memanjang dan tidak terlalu besar, menyambung dengan bentuk headlamp khas mobil tahun 90-an dan lampu sein di bagian sisinya. Kemudian pada tahun 1992 P80 menghadirkan tipe SE-G yang diproduksi di Indonesia dengan sedikit face lift dengan gaya bumper depan yang lebih dibuat sharp untuk memberikan kesan yang lebih modern. Lampu kabut atau fog lamp juga ditambahkan pada varian tipe SE-G yang menggantikan tipe SE-Limited keluaran tahun 1991 untuk pasar Indonesia.

Review Toyota Starlet SE-G 1992 : Bagian Belakang

Bagian belakangnya memiliki rear center garnish yang digunakan untuk memasang plat nomor kendaraan. Bagian belakang P80 juga dilengkapi dengan rear wiper  yang saat itu menjadi salah satu fitur unggulan bagi mobil-mobil keluaran tahun awal 90-an. Bagian belakang juga memiliki gaya lampu yang berbeda, serta model trunk garnish yang sama dengan yang ada pada model Gi dan GT. SE-G merupakan mobil hatchback dengan 5 pintu dengan bagian samping yang nyaris tanpa body moulding sehingga kesan bulat sangat kental terlihat dari segi eksteriornya.

Foto menunjukkan bagian belakang Toyota Starlet 1992 yang sudah dilengkapi wiper

Sudah ada wiper di kaca belakang untuk membantu visibilitas yang lebih baik

>>> Mungkin Anda juga tertarik:

3. INTERIOR TOYOTA STARLET SE-G 1992

Tidak banyak yang bisa dibanggakan dari gaya interior Toyota Starlet SE-G 1992 karena kebanyakan mobil komersial keluaran tahun 1992 memiliki desain interior yang serupa.

Review Toyota Starlet SE-G 1992 : Kabin

Dari segi kenyamanan kabin, SE-G tidak terlalu luas bahkan cenderung sempit sehingga paling nyaman hanya bisa digunakan untuk 4 penumpang dengan ukuran tubuh rata-rata. Yang menarik dari desain interior SE-G 1992 adalah adanya head rest dengan model yang lebih sporty karena SE-G adalah varian Kapsul yang paling mahal.

Review Toyota Starlet SE-G 1992 : Dashboard dan Setir

Setirnya juga sudah menggunakan model palang 3 yang dilengkapi dengan teknologi tilt steering untuk memudahkan pengemudi dalam mengatur posisi menyetir. SE-G juga sudah dilengkapi dengan fitur power window yang merupakan fitur baru di mana pada tipe tahun 1991 masih menggunakan model engkol. Belum ada fitur power steering dan fitur ini baru muncul di SE-G versi tahun 1995. Berbagai tombol dan kenop operasi mobil terfokus di bagian tengah dashboard, meliputi sistem audio hingga AC mobil.

Foto menunjukkan bagian setir dan dashboard Toyota Starlet 1992

Setir 3 palang dengan fitur Tilt agar bisa diatur sesuai kenyamanan pengemudi

Review Toyota Starlet SE-G 1992 : Kursi / Jok

Jok kursi untuk pengemudi dan penumpang memiliki desain yang cukup ergonomis namun sayang masih menggunakan bahan kain yang agak panas dan belum menggunakan sarung jok dengan bahan yang kulit. Namun untuk hal ini bisa Anda atasi dengan membeli sarung jok yang lebih nyaman menurut Anda.

>>> Baca juga:

4. FITUR TOYOTA STARLET SE-G 1992

Jika dibandingkan dengan mobil-mobil zaman sekarang fitur-fitur Toyota Starlet SE-G 1992 jelas sangat tertinggal. Meski demikian Toyota Starlet SE-G 1992 sudah dibekali fitur untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Review Toyota Starlet SE-G 1992 : Fitur Keselamatan

Fitur keselamatan standar Toyota Starlet SE-G 1992 berupa sabuk pengaman di kursi baris pertama untuk pengemudi dan penumpang, lalu ada head rest untuk sandaran kepala juga pada kursi baris pertama. Sedangkan untuk kursi baris kedua belum ada head rest.

Di kaca belakang terdapat wiper untuk menyapu air pada saat berkendara di bawah curahan hujan guna menjaga visibilitas ke arah belakang tetap maksimal.

Foto menunjukkan Jok belakang Toyota Starlet 1992, sudah ada head rest untuk bagian depan

Jok depan sudah dilengkapi dengan head rest, jok belakang belum

Review Toyota Starlet SE-G 1992 : Fitur Kenyamanan

Fitur kenyamanan untuk penumpang dan pengemudi Toyota Starlet SE-G 1992 sudah dilengkapi AC meski tanpa pengatur suhu. Sedangkan untuk hiburan belum ada head unit yang berisi bermacam fitur hiburan seperti umumnya mobil-mobil terkini. Namun pengendara dapat menikmati hiburan berupa radio atau pemutar musik.

>>> Ingin Menjual Mobil Secara Online, Begini Strategi Toyota

5. OPERASI TOYOTA STARLET SE-G 1992

Di Indonesia, Toyota Starlet SE-G termasuk dalam mobil Toyota yang menggunakan mesin seri E, dan termasuk dalam generasi Toyota Starlet P80. Starlet P80 terbagi menjadi tiga tipe yaitu tipe XL yang memiliki nama kode E80, tipe SE yang menggunakan nama kode E81, dan tipe turbo atau GT yang menggunakan nama kode E82. Mesin yang digunakan untuk E81 atau tipe SE adalah mesin 2E yang sama dengan mesin yang ditanamkan di Corolla SE Saloon dan Starlet Kotak SE. Kapasitas mesin yang digunakan adalah 1300 cc berteknologi SOHC 12 katup/valves. Transmisi yang digunakan memiliki 5 percepatan untuk tipe manual, dan 4 percepatan untuk tipe otomatis.

Foto menunjukkan Mesin Toyota 2E yang digunakan pada Toyota Starlet dan model Toyota yang lain

Mesin 2E yang dipakai Toyota Starlet EP81 dan model Toyota yang lain

Mesin untuk Toyota Starlet SE-G 1992 sudah menggunakan teknologi injeksi dan merupakan varian mobil tengah, di atas tipe XL dari segi fitur dan juga harga. Tipe SE-G merupakan varian yang paling mahal di antara tipe SE (E81). Starlet P80 dipasarkan di Jepang hingga tahun 1995 kemudian digantikan dengan generasi terbaru dari Starlet yaitu P90. Namun untuk produksi di Indonesia masih jalan terus hingga tahun 1998 karena itu P90 tidak masuk ke pasar Indonesia. Sayangnya, SE-G yang mendapatkan facelift untuk menghibur konsumen Indonesia yang tidak kebagian P90, tidak disertai dengan upgrade mesin. Jadi hingga tahun  1998 Toyota Starlet SE-G menggunakan mesin yang sama yaitu 2E 1300 cc.

6. SPESIFIKASI TOYOTA STARLET SE-G 1992

DIMENSI

Panjang

3720 mm

Lebar

1.600 mm

Tinggi

1.380 mm

Wheelbase

2.300 mm

MESIN

Kode

2E/2E-E I4 (EP81)

Isi silinder

1295 cc

Daya maksimum

65 Hp @6,000 rpm

Torsi maksimum

98 Nm @3600 rpm

Bahan bakar Bensin

Transmisi

Manual 5 percepatan / Otomatis 4 percepatan

SASIS DAN KAKI-KAKI
Drive Train Front Wheel Drive

Suspensi depan

Torsion Beam

Suspensi belakang

Mcpherson strut

Rem depan

Ventilated Disc

Rem belakang

Drum

Ukuran ban

165/70 R 13 T

7. KELEBIHAN & KEKURANGAN TOYOTA STARLET SE-G 1992

Tertarik untuk membeli mobil ini? Anda masih bisa menemukan banyak yang menjual SE-G bekas di bursa mobil baik secara offline maupun online. Melihat dari jabaran spesifikasi di atas, berikut adalah kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh Starlet Kapsul secara umum maupun tipe  SE-G secara khusus.

Tampilan Toyota Starlet 1992 tampak dari samping depan

Dibanding mobil hatchback zaman sekarang, Toyota Starlet 1992 jelas ketinggalan

Toyota Starlet SE-G 1992 adalah salah satu mobil hatcback terbaik di masanya. Bersaing dengan mobil hatchback lain yang rilis dalam waktu berdekatan misalnya Daihatsu Charade, Mazda Astina, Honda Civic Estilo, dan Mazda MR90, hingga sekarang nama Starlet masih menjadi nama yang familiar di kalangan orang Indonesia. Di jalanan pun kadang masih ditemukan mobil Starlet Kapsul karena harga jual second-nya cukup stabil. Starlet Kapsul memiliki ciri khas bentuk mobil yang khas dan cukup ikonik karena itu orang pun masih mudah mengenali Starlet tanpa harus melihat logonya. Starlet SE-G memiliki desain yang timeless alias tidak lekang dimakan oleh waktu.

KELEBIHAN

KEKURANGAN

Mudah mencari suku cadang yang bisa digunakan untuk memperbaiki, memperberui, maupun memodifikasi SE-G menjadi mobil yang tetap keren di tengah mobil-mobil modern masa kini. Meski memiliki bentuk yang lebih bulat, namun kabin SE-G tidak memiliki ruangan yang cukup nyaman bagi penumpang terutama untuk penumpang di belakang.
Perawatannya mudah karena bengkel-bengkel baik resmi maupun non resmi pun masih bisa melakukan perawatan pada SE-G dengan harga yang tetap masuk budget. Leg room yang diberikan cukup sempit  serta langit-langit mobil yang agak rendah sehingga bagi yang bertubuh medium ke atas akan merasa tidak nyaman
Mesinnya yang cukup bandel dan karena kapasitas silinder yang tinggi ia pun masih cukup kuat untuk digunakan sebagai mobil balap dengan sedikit modifikasi. Kapasitas bagasi tidak besar membuatnya tidak begitu ideal untuk melakukan perjalanan yang jauh atau digunakan untuk membawa banyak barang.
Mobil mudah dimodifikasi seperti engganti mesin 2E SE-G ini dengan menggunakan 4E-FTE yang masih kompatibel dengan isi mobil, plus body-nya yang kecil dan enteng menjadikannya mobil balap yang cukup lincah dan gesit. SE-G yang menggunakan fitur power steering baru hadir di tahun 1995, sehingga untuk mobil keluaran tahun 1992 akan terasa lebih berat dikemudikan karena belum dipasangkan power steering.
Toyota Starlet SE-G 1992 sudah menggunakan teknologi pengapian injeksi sehingga penggunaan bahan bakar bensinnya lebih irit. Dari segi mesin, SE-G dianggap memiliki tenaga yang tanggung sehingga bagi yang menggunakannya sebagai mobil balap harus melakukan modifikasi untuk menambah tenaga mesin dan meningkatkan top speed apalagi dengan hadirnya generasi turbo.
Memiliki nilai jual yang terbilang cukup tinggi Starlet Kapsul juga banyak dikeluhkan soal suspensinya yang keras, dengan kaki-kaki depan yang sering bermasalah sehingga genjotannya pun dinilai jadi kurang nyaman.

8. DAFTAR HARGA TOYOTA STARLET SE-G 1992

Versi baru dari Toyota Starlet SE-G 1992 sudah tidak lagi dijual sebab seluruh produksi Toyota Starlet berakhir di tahun 1999. Namun versi bekasnya masih bisa Anda temukan di berbagai situs jual beli mobil dengan harga yang cukup bervariatif mulai dari Rp 25 jutaan hingga Rp 100 jutaan. Harga tersebut hanya referensi yang tertera di salah satu situs jual beli mobil dan bukan harga paten. Harga riilnya bisa berbeda tergantung faktor yang mempengaruhi seperti kondisi mobil, jarak tempuh, riwayat perawatan dan sebagainya.

Foto menunjukkan Toyota Starlet EP91 yang telah mendapat sentuhan modifikasi

Kisah Toyota Starlet berakhir di tahun 1999

9. VIDEO TOYOTA STARLET SE-G 1992

10. KESIMPULAN TOYOTA STARLET SE-G 1992

Toyota Starlet adalah salah satu mobil paling ikonik di Indonesia yang masih bisa jadi andalan sebagai kendaraan pribadi hingga sekarang atau untuk kalangan hobbyist yang suka mengoleksi mobil vintage dan memodifikasinya. Toyota Starlet SE-G 1992 adalah tipe yang paling mahal di generasi Starlet P80 yang diproduksi mulai tahun 1992 hingga 1998. Kelebihan ketangguhan mesin dan mudahnya mencari suku cadang membuat mobil ini masih banyak ditemukan di jalanan. Sedangkan kelemahannya meliputi desain yang belum inovatif, serta fitur keamanan dan kenyamanan yang minim.

Bagi Anda yang menghendaki memiliki mobil legendaris ini ada baiknya mempertimbangkan secara masak. Sebagai mobil bekas Anda tidak mengetahui secara mendetail bagaimana riwayat mobil ini di tangan pemiliknya. Dan satu lagi, Anda juga harus bersiap merogoh kocek lagi jika sewaktu-waktu muncul berbagai masalah.

>>> Klik sini untuk lanjut simak artikel review mobil yang menarik lainnya

Share This:

Cari harga mobil

Harga mobil per merek

Review mobil populer